Balada Galau Jodoh

11:31 AM Sitoresmi Muti Bethari 4 Comments

Assalamualaikum dearest, sister fillah, temen-temen yg nggak sengaja nyasar ke blog ini dan some of you yang dengan setianya masih suka bacain blog ini yg sudah agak lama hiatus. I hope you're all in your best day.

Hari ini aku memutuskan untuk mulai menulis lagi, dan mungkin akan ada beberapa perbedaan yang kentara banget antara tulisan-tulisanku ke depannya dengan tulisanku sebelum-sebelumnya. Started today salah satunya, mungkin aku akan lebih menggunakan kata-kata yang lebih personal. Nggak apa-apa yaa hehe.

So... Postingan kali ini aku buat karena ada beberapa hal yang super menggelitik, yang udah beberapa waktu aku pendam, terkait soal trending dakwah di media sosial.

First of all mohon diperhatikan baik-baik dan digarisbawahi bahwa tulisan ini adalah opini jujur dari hati and basically what I've been thinking this whole time.

So, dalam beberapa tahun terakhir dengan adanya kemajuan teknologi dan aplikasi smartphone yg bikin masyarakat Indonesia mudah banget mengemukakan opini tanpa harus menulis surat ke koran atau media cetak lainnya, aku melihat bahwa hal ini digunakan secara maksimal oleh beberapa orang untuk menyebarkan kebaikan. Contohnya, akun-akun dakwah yang rame banget di media sosial seperti Facebook, Twitter dan tentu aja yang paling happening saat ini, Instagram. Aku secara personal ikut seneng sama hal ini, aku jadi lebih mudah buat dapetin informasi-informasi berkaitan dengan hadits, tafsir al quran, dialog keagamaan, jadwal-jadwal kajian dan lainnya. Kurang lebih itu yg aku rasakan sekitar satu tahun lalu.

But people do change, huh? Banyak banget akun dakwah yang udah agak lama aku follow di Instagram dan beberapa waktu lalu aku screening dan kemudian aku unfollow. Sekarang, hanya beberapa akun dakwah aja yang masih aku follow, dan aku berharap mereka tetep istiqomah sama contentnya plus nggak menyimpang dari konten yang sejatinya memang dipakai untuk dakwah.

Yang aku kurang suka dari akun Instagram yang aku unfollow adalah perubahan konten yang kentara banget dan justru--sorry ya--bikin aku nggak nyaman dan malah mengernyitkan dahi. For example, ada akun dakwah muslimah yang asli deh dulu isinya bagus banget. Dia fokus sharing soal hadits-hadits untuk wanita, keutamaan jilbab, tanya jawab seputar hak dan kewajiban muslimah dan hal lainnya yang muslimah banget. Lama-lama kontennya berubah. Jadi...em... ilustrasi muslimah berjilbab dengan dialog galau menanti jodoh, doa minta jodoh cepet, puisi2 cinta yang temanya "jauh di mata dekat di doa", etc. Awalnya it's okay karena kadang lucu juga, suka bikin baper juga sih haha tapi lama-lama semua kontennya kayak begitu bikin aku risih juga, ada konten lain yang bisa dishare kah? There are many things we don't know how to be a pious woman, then tell us that. Share your knowledge of it to us.

Aku nggak sepenuhnya sebel sih sama hal itu, hanya aja aku adalah salah satu follower yang menantikan deep content soal perempuan yang gimana caranya aku sebagai perempuan bisa dapet ridhanya Allah semasa hidup di dunia juga nanti di akhirat. Mirisnya banyak juniorku yang malah jadi galau pengen cepet-cepet nikah sampe tingkah laku sama obrolannya aneh (tapi lucu sih) jadi kaya anak kecil yang galau karena nggak dibeliin mainan sama orang tuanya. Giliran aku tanya, kamu udah siap ninggalin ibu bapakmu buat tinggal sama laki-laki asing? Belum ada yang berani jawab "Siap dong!".

Nggak tau ya buat yang lain, tapi buatku hidup ini nggak usah dihabisin buat mikirin jodoh karena itu mah udah diatur, kitanya aja yang terus berusaha jadi insan lebih baik plus berdoa juga sama Allah. Diem-diem aja. Nggak harus juga semua orang tau kegalauan hati kita soal jodoh toh? What I can say is tenang aja, jodoh itu urusan Allah, sebelum kamu brojol ke dunia juga nama jodohmu udah ditulis di Lauhul Mahfudz. Masih banyak banget yang kita, gadis-gadis yang belum menikah, bisa lakukan selain ngegalauin soal jodoh. Contoh gampangnya, fokus aja hidup sebagai anak berbakti sebelum nanti peranannya nambah jadi istri berbakti juga.

Menikah itu ibaratnya memang menyempurnakan separuh agamamu, tapi kamu juga harus aware akan hal-hal yang bakal kamu hadapi setelah menikah. Menikahlah ketika kamu siap. Bukan ketika kamu liat temen sebayamu udah banyak yang nikah bahkan gendong anak. Saranku, sering-sering cari info soal persiapan pernikahan. Buat yang Muslim, kamu bisa tonton videonya Ust.Khalid Basalamah di Youtube Channel beliau dan search aja dengan keyword "Mahkota Untuk Pengantin", itu udah cukup lengkap.

Kuncinya, percayain aja sama Allah soal jodohmu. Namanya siapa, rupanya kaya gimana, datengnya kapan, pasrahin ae lah. Sekarang kamu fokus aja memantaskan diri. Masih banyak lho ilmu yang bisa dipelajari, sibukin diri sama menuntut ilmu aja daripada galau mikirin jodoh yang masih misterius. Hidup nggak bakal ribet kalau kita nggak bikin ribet. Cheers.

4 comments:

  1. Thari... aku suka tulisan ini. Setuju pisan dan kadang perlu jg untuk evaluasi akun2 sosmed yg kita follow yaa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teh Elsaaa, iya ini sebenernya cuma opini aku aja sih karena getek gitu ada beberapa akun yang sekarang isinya berubah. Aku juga akhirnya jadi sortir gara2 kok mendadak home feedsku isinya nikah2an semua tapi yang macem galau2 gitu huhu :(

      Delete
  2. ooww thari, aku suka tulisan mu. Setuju bgt, banyak akun dakwah yang beralih tema ke per'jodoh'an. Mungkin karena nilai search nya tinggi beudh,dan udah dibuktiin sama mantan atasan mu dulu yg sekarang sukses karena ngobrolon per'jodoh'an. wkwk.

    Aku juga ngerasa, tema ky itu bukan bikin tenang tapi malah bikin galau dan 'nyereset hate'. Harusnya mungkin diobrolin dari sudut pandang lain yee, macam mahkota untuk pengantin.

    Daaan, ditunggu ya tulisan lainnya. cium :*


    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu diaaaaa hahaha ih kamu mah inget aja😂, aku juga berasumsi gitu, tapi emang sih search rating percintaan dari dulu nggak turun2, apalagi yang isinya galau2 gitu makanya dari dulu laku keras sampe sekarang.

      Asiiik, in syaa Allah akan update2 lagi. Kamu juga Tiwwww nulis lagiiii ♡

      Delete

I would love to hear anything from you! You can ask, request, or just to say hi, and I will absolutely reply your comment InshaAllah :)