The Power by Rhonda: Cinta Adalah Kekuatan

7:56 PM Sitoresmi Muti Bethari 0 Comments

Written on June 27, 2014.


For most of you, mungkin sudah tau buku The Secret dan hukum tarik-menarik yang dipaparkan secara menarik di buku tersebut kan? Kemungkinan, para pembaca The Secret juga mengenal buku lainnya yg ditulis oleh penulis yang sama, dengan judul The Power karena isinya sangat berkaitan, meskipun di dalam buku The Power lebih ditekankan kepada daya magnetis alam yg ada di dalam diri kita.

Singkatnya, I was unintentionally read that book and I was amazed by every word in it.

Kenapa?

Secara garis besar, buku The Power mengungkapkan hebatnya daya dari kekuatan paling besar yg ada di alam semesta: Cinta. Ibu Rhonda, sang penulis, bilang di situ kalau tanpa cinta semuanya ga akan ada. Kita ada karena cinta orang tua, dunia juga bisa tercipta karena cintanya Tuhan sama kita. Bener juga sih. Itu yg ada di pikiran saya.

The more I read, the more I think, and the more I was being amazed. Ada keterkaitan yg sangat erat dari daya magnetis cinta di dalam buku The Power dan hukum tarik-menarik di dalam buku The Secret. Many pages I have read, satu yg nempel banget di otak saya adalah: “Kalau kamu merasa senang, lakukan. Jangan melakukan apa yang kamu tidak sukai. Kamu harusnya mengerjakan sesuatu yang kamu sukai, bukan sebaliknya. Apapun yang kamu suka, lakukan!”

Dan kalimat itu yang bener-bener bikin saya terpukau, dan berkali-kali mengucap rasa syukur. Alhamdulillah.

Jadi, post ini bukan tentang bukunya ya, hehehe.

Saya ngerasa, apa ya, terpukau… terbuka matanya… teringat lagi ayat-ayat Al-Qur’an, firman-firman Allah, hadist-hadist yang dulu pernah saya baca. Saya jadi teringat itu semua karena, Alhamdulillah, beberapa hari yang lalu saya pernah ngepost (tepat postingan sebelum ini, yang tentang wisuda itu) yang isinya saya bilang: ”my heart flutters …” bla bla bla yg intinya adalah saya ngerasa seneng banget, jantung saya berdegup dan meleleh rasanya kalau saya ngebayangin bisa kerja di bidang fashion muslim. Ya karena saya suka sama hal tersebut.

“Kalau kamu merasa senang, lakukan.”

Belum pernah kerja di bidang tersebut, tapi kalau ngebayangin rasanya seneng. Suka aja gitu ngebayanginnya. Jadi saya bayangin terus deh. Hehehe.

Rasa ketertarikan saya sama fashion muslim, khususnya hijab yang lucu-lucu itu, udah lama banget. Dari jaman saya masih sekolah, jaman masih pake kerudung instan model anak-anak itu, yang kalau dipake, jidatnya ketutup semua sama kerudungnya, alisnya juga ilang sebagian, hehe. Tapi saya bukan fashion junkie, atau fashion expert, atau hijabers fan. Bisa diliat dari cara saya pake baju ko, standar aja, ga ada yang istimewa. Bahkan saya ga begitu ngerti fashion, juga pemikiran dan style para fashion designer di luar sana. Saya pake baju yang saya ngerasa nyaman dan suka aja, ga lebih.

Yang pasti, saya seneng bergelut di bidang itu. Saya suka iseng nyoba model kerudung, dandanin orang, gaya ala-ala hijabers lucu-lucu. Seneng aja, rasanya nyaman dan makin sayang sama Islam.
Setiap ngebayangin bisa kerja di dunia fashion muslim, rasanya saya terlalu kegirangan. Gimana engga, orang belum apply ke perusahaan fashion muslim manapun, udah ngebayangin yang enggak-enggak, bakal seneng ini, bakal seneng itu, kerja cape juga gapapa deh, hahaha. Saya pengen kerja yang bikin enjoy, yang pekerjaannya saya suka, yang memang passion saya. Itu mimpi. Mimpi yang nggak terucap ke siapapun, bahkan enggak berani minta dinyatakan oleh Allah.

Tapi otak dan hati saya terus ke arah sana. Anehnya. Rasanya keukeuh mau kesitu.

Saya beberapa kali ikutan job fair dan career expo, dan ga pernah masukin CV ke perusahan busana muslim. satu kalipun. Sampe akhirnya satu ketika saya habis pulang dari Cikarang, dari kampus saya tercinta President University karena ada urusan, saya ketemu temen saya waktu SMA. Kami ketemu di Bandung. Nggak direncanakan, nggak disangka. Emang udah takdir dari Allah kita harus ketemu waktu itu, di tempat itu.

Dari dia, saya jadi tau kalau perusahaan tempat dia bekerja lagi butuh orang.

It needs new employee.

Anak fikom.

Komunikasi.

Dan saya anak komunikasi.

Dimana dia kerja?

Perusahaan fashion muslim yang headquarternya di kota Bandung.

Perusahaan fashion muslim yang saya nggak nyangka, ternyata gede yah.

Berbunga-bunga lah hati saya. Seketika terucap doa sekejap, minta sama Yang Maha Kuasa, supaya ini bukan hanya sekedar pertemuan. Semoga pertemuan yg maksudnya masih dirahasiakan sama Yang Maha Besar ini, bukan cuma jadi setetes air yang bakalan cepet menguap sama api kecil.

Semoga ini jadi jalan menuju mimpi.

Saya jadi ngebayangin yang belum kejadian. Saya ngebayangin kerja disitu, dapet job yang saya suka, kerja all out pake hati jiwa dan raga. Ya gitu deh. Pikiran saya mengawang kemana-mana. Padahal saya nggak tau posisi apa tepatnya yang dibutuhkan, untuk kapan, di bagian apa. Cuma lagi kesenengan aja, namanya manusia.

Tapi bukti Allah memang selalu nyata. “Dan Allah bersama prasangka hamba-Nya”.

Di buku The Power itu, Ibu Rhonda bilang bahwa teruslah bertindak dan berperilaku sesuai untuk menjemput hal-hal positif disekeliling kita. Intinya, dia bilang, bertindaklah seakan itu akan terjadi dalam waktu dekat, dia pasti akan menghampiri. Nggak lain nggak bukan, kalimat itu juga salah satu pembuktian janji dan firman Allah: “Dan Allah bersama prasangka hamba-Nya.”

Itulah hukum-tarik menarik. Berprasangka baik, datanglah hal baik.

Itulah hukum cinta. Berjuang untuk yang kita sukai, datanglah hal yang kita sukai.

Dan subhanallah…

I’ve got offered for the position of content developer.

Media. Islamic Fashion.

Salah satu  mimpi, yang sudah dibuktikan dengan segala kebesaran Allah.

Jadikan cinta sebagai daya magnet penjemput mimpi; penjemput semua kebahagiaan diri.


Impian, cinta, pikiran positif, hasil yang positif. In syaa Allah.



Typography by Paul Benito

0 comments:

I would love to hear anything from you! You can ask, request, or just to say hi, and I will absolutely reply your comment InshaAllah :)